Ada Bentrok Timses, Polda Sumsel Selidiki Penyelenggaraan Pilkada di Empat Lawang

Ada Bentrok Timses, Polda Sumsel Selidiki Penyelenggaraan Pilkada di Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara berkunjung ke tempat bentrok dua tim berhasil (timses) calon bupati Kabupaten Empat Lawang di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.

Kapolda Sumsel datang berbarengan Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Dalam kunjungan ini Kapolda Sumsel serta Panglima Kodam II Sriwijaya menjumpai dua pasangan calon (paslon) untuk menentramkan massa semasing untuk membuat kondisi terus kondusif, mendekati hari pencoblosan.

Dalam peluang itu, Kapolda Sumsel juga menyatakan bila pihaknya bakal menyelidiki sangkaan ada penyelenggara pilkada di Kabupaten Empat Lawang yang memihak satu diantara calon.

“Saya perintahkan pada Direktur Intel serta Asintel Kodam untuk memantau aparat yang memihak satu diantara calon. Kelak kita sistem, ’ kata Zulkarnain dalam kunjungan itu, Rabu (13/6/2018).

Sangkaan keberpihakan penyelenggaraan pilkada itu, menurut Zulkarnain, jadi buntut dari terjadinya bentrok pada massa pendukung paslon nomer urut 1 (H David Hardiyanto-H Eduar Kohar) serta timses paslon nomer urut 2 (Joncik Muhammad-Yulius).

Bentrokan itu menewaskan satu orang pendukung paslon nomer urut 2 serta tiga yang lain megalami luka tembak.

” Pada pelaku penembakan saya perintahkan pada Kasat Reskrim untuk menjemput serta menangkap pelaku itu. Saya kasih saat hingga kelak malam supaya selekasnya menyerahkan diri pada polres Empat Lawang, jika tak kami bakal bertindak tegas, ” tutur Kapolda Sumsel.

Diluar itu, dua massa pendukung diinginkan Zulkarnain untuk sama-sama menahan diri serta tak membuat situasi panas di Empat Lawang. Hingga orang-orang dapat terasa aman saat hari pencoblosan.

” Kami mengatakan bela sungkawa pada korban wafat dari peristiwa itu, ” terang Zulkarnain.

Baca Juga : Jumlah Pemudik dari Tahun ke Tahun Kian Menurun…

Disamping itu Pangdam II Sriwijaya Mayjen AM Putranto memberikan, TNI sangatlah mensupport Polri dalam membuat situasi yang kondusif sepanjang Pilkada.

“Jangan pernah berpikir untuk berbuat hal hal yang anarkis, lantaran negara kita itu bukanlah negara barbar, ” tegas Pangdam II Sriwijaya.

Sampai saat ini, Syahri Mulyo belum di ketahui keberadaannya, termasuk juga kapan serta dimana video itu di buat.