Gagal Tangani AS Monaco, Henry Masih Percaya Bisa Jadi Pelatih Sukses

Gagal Tangani AS Monaco, Henry Masih Percaya Bisa Jadi Pelatih Sukses

LEGENDA sepakbola Prancis, Thierry Henry, terbilang memiliki masa jabatan yang sangat singkat kala menangani AS Monaco pada musim lalu. Namun, ia percaya masih bisa menjadi pelatih sukses jika tetap diberi kesempatan lebih lama lagi bersama AS Monaco.

Henry sendiri mengalami pengalaman pahit kala Oktober 2018, mantan klubnya itu meminta dirinya menjadi pelatih setelah pemecatan Leonardo Jardim. Monaco yang tengah berjuang melawan degradasi akhirnya memanggil Henry dengan harapan adanya peningkatan performa.

Tetapi keberadaan Monaco tidak lebih baik. Setelah tiga bulan, Henry kemudian dipecat dan kembali digantikan Jardim. Pencapaian Henry sendiri hanya empat kali menang dan lima imbang dari 20 pertandingan yang dilakoninya bersama Henry.

Terlepas dari kemuduran tersebut, Henry masih melihat dirinya sebagi seseorang yang mampu melatih klub di tingkat atas. Namun, ia menegaskan hal itu akan terjadi jika dirinya diberi kesempatan.

“Saya tidak berpikir tentang negatif, saya berpikir tentang yang positif. Itu sebabnya saya pergi ke Monako dan itu sebabnya saya masih ingin menjadi pelatih. Anda berpikir tentang memiliki dampak positif,” ungkap Henry, mengutip dari Goal, Kamis (22/8/2019).

Baca Juga : KEMENANGAN AUSTRIA JADI MODAL YANG BAIK UNTUK HADAPI MOTOGP INGGRIS

“Sebut saya gila jika Anda mau, tapi saya suka sepakbola dan saya yakin saya bisa menjadi pelatih yang sukses. Saya tidak memikirkan kegagalan. Saya tidak suka mudah menyerah. Hal yang sama ketika saya bergabung dengan Arsenal sebagai pemain, sama ketka saya pergi ke Belgia dengan Roberto. Itu sebuah revolusi,” tambahnya.

“Saya tidak memiliki penyesalan tentang apa yang terjadi. Itu adalah tugas yang sangat sulit dan saya merasa jika saya memiliki lebih banyak waktu saya bisa melakukan lebih banyak. Tetapi jika Anda tidak mendapatkan hasil, apa pun kondisinya, Anda harus pergi,” pungkasnya.