Golkar Anggap Hasil Sementara Pilkada 2018 "Warning" untuk Jokowi

Golkar Anggap Hasil Sementara Pilkada 2018 “Warning” untuk Jokowi

JAKARTA, KOMPAS. com – Koordinator Bagian Pemenangan Pemilu Golkar Nusron Wahid menilainya hasil sesaat Pilkada 2018 tunjukkan Presiden Joko Widodo tetap harus menggandeng kemampuan berbasiskan Islam bila mau memenangkan Pilpres 2019.

Nusron mengemukakan hal itu sesudah berkaca dari hasil sesaat Pilkada Jawa Barat serta Jawa Tengah.

Ia menyampaikan tingginya pencapaian nada pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang diusung Gerindra, PKS, serta PAN di Jawa Barat tunjukkan kuatnya basis massa ke-3 partai yang umumnya merepresentasikan grup Islam.

Di Jawa Barat, pencapaian nada Sudrajat-Syaikhu meraih 29, 53 % berdasar pada hasil kalkulasi cepat. Jumlahnya ini tidak terpaut jauh dari pasangan calon yang unggul, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, yang beroleh nada sebesar 32, 54 %.

Demikian juga dengan pencapaian nada Sudirman Said-Ida Fauziyah di Jawa Tengah yang meraih 41, 66 %.

” Itu jadi warning buat Pak Jokowi. Kalau saya semakin meyakini tesis kalau determinasi kemampuan Islam ini harus dirangkul, ” kata Nusron di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Baca Juga : Jerman Tersisih, Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia Berlanjut

Ia memberikan koalisi pendukung Jokowi di Pilpres 2019 pasti bakal pikirkan kiat yang lebih efisien untuk menggandeng grup Islam.

” Ini bakal jadi kebijakan. Pokoknya kemampuan Islam serta NU (Nahdlatul Ulama) bakal penting. Yang paling utama kami telah memiliki kiat. Jadi ada hikmah dari pilkada itu. Kalau kami bakal kerjakan kiat lebih pas untuk merangkul basis muslim, ” lanjut dia. a Pilkada 2018 ” Warning ” untuk Jokowi