KPU: 69 TPS di 10 Provinsi Harus Pemungutan Suara Ulang

KPU: 69 TPS di 10 Provinsi Harus Pemungutan Suara Ulang

JAKARTA – Komisi Penentuan Umum mencatat, ada 69 tempat pengambilan suara (TPS) dalam Pilkada Serentak 2018 tingkat propinsi yang perlu lakukan pengambilan suara lagi (PSU). Sejumlah 69 TPS ini menyebar di 26 kabupaten/kota di 10 propinsi.

” Sejumlah 69 TPS ini mesti melakukan PSU untuk menindaklanjuti referensi Panwas, ” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Wahyu menyampaikan, pemicu terjadinya PSU bisa digolongkan dalam sebagian kelompok.

Contohnya, pemakaian hak tentukan kian lebih 1x, pemakaian hak tentukan oleh pemilih dari luar daerah penentuan, kekurangan surat nada dari jumlahnya DPT di TPS, selisih pemakaian surat nada dengan jumlahnya pemilih.

Ada pula masalah surat nada sudah dicoblos atau kotak nada sudah di buka saat sebelum hari pemungutan.

” Diluar itu, PSU juga dikarenakan kerusuhan di TPS saat-pemungutan yang jadikan KPPS serta saksi berinisiatif lakukan penghitungan diluar TPS, ” tutur Wahyu.

Sejumlah 69 TPS yang perlu lakukan pengambilan suara lagi yakni di propinsi Sulawesi Tengah (1 TPS), Riau (2 TPS), Jawa Timur (5 TPS), Banten (2 TPS), Jawa Barat (2 TPS), Papua (1 TPS), Sulawesi Barat (1 TPS), Kalimantan Selatan (1 TPS).

Baca Juga : Diduga karena Saling Ejek, Dua Pendukung Pasangan Calon Wali Kota Bentrok

Dua propinsi yang paling banyak mesti lakukan pengambilan suara lagi yaitu Sulawesi Tenggara (43 TPS) serta Nusa Tenggara Timur (11 TPS). arus Pemungutan Nada Lagi