Quartararo Jadi Rookie Terbaik 2019, Alex Marquez Bisa?

Agen Judi Online – Alex Marquez akan jalani musim kiprahnya di MotoGP. Mungkinkah Alex dapat menyamakan kecemerlangan Fabio Quartararo pada musim lalu?

Masuk dengan SRT Petronas Yamaha musim kemarin, Quartararo menarik perhatian saat dapat merampas enam pole position, hanya kalah dari Marc Marquez. Walau pada akhirnya enam pole itu tidak satupun berbuntut kemenangan.

Tetapi, Quartararo masih mendapatkan animo tinggi sebab performnya di atas trek. Ia serta tujuh kali naik tribune serta pada akhirnya berbuntut gelar Rookie of The Year atas pencapaiannya itu.

Sebab perform okenya itu, Quartararo pada akhirnya dikontrak oleh team pabrikan Yamaha mulai 2021. Apa yang Quartararo tunjukkan sekarang pasti jadi dasar untuk Alex Marquez yang baru naik kelas musim ini.

Alex masuk dengan Repsol Honda mengikuti kakaknya, Marc Marquez, yang telah tujuh tahun ada disana. Bergabungnya Alex di satu bagian dapat bawa Honda lebih kuat.

Baca Juga : Jangan Cepat Berpuas Diri Tim Muda Liverpool!

Tetapi, disamping yang lain, Alex akan mendapatkan beban berat sebab statusnya jadi juara dunia Moto2. Ditambah lagi publik pasti inginkan Alex untuk dapat lebih baik dari Quartararo yang serta tidak pernah mendapatkan titel juara dunia.

Bukan pekerjaan gampang buat Alex tetapi ia tidak ingin memusingkannya. Karena, pekerjaannya ialah menyesuaikan secepat-cepatnya dengan team serta mendapatkan hasil sebaik-baiknya. Rookie of the Year akan jadi sasaran penting Alex.

“Untuk tahun ini, sasaran realistisnya ialah Rookie of The Year. Saya akan coba tingkatkan perform di tiap balapan serta menyesuaikan dengan team,” tutur Alex pada detikSport serta beberapa media lain di Shangri-la Hotel, Jakarta, Selasa (4/2/2020) pagi WIB.

“(Quartararo) Ia tampil mengagumkan musim kemarin, musim yang benar-benar bagus, ia demikian cepat. Tetapi, saya memiliki langkah sendiri serta tidak ingin memperbandingkan dengan pembalap lain. Untuk sekarang kami memiliki banyak peluang untuk mengerjakannya, menganalisis, serta tentu saja kerja keras,” sambungnya.