Tahun 2020, Polisi Dubai Bakal Kendarai Motor Terbang untuk Patroli

Tahun 2020, Polisi Dubai Bakal Kendarai Motor Terbang untuk Patroli

DUBAI – Kepolisian Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) sudah mulai melatih dua perwiranya untuk memakai sepeda motor terbang atau hoverbike.

Sepeda motor yang diperlengkapi empat baling-baling penggerak seperti satu drone itu bisa melayang-layang diatas permukaan tanah.

Direncanakan polisi hoverbike telah akan berpatroli pada 2020 yang akan datang. Demikian ditulis Kantor Alat Dubai lewat account Twitter-nya pada Jumat (9/11/2018).

Langkah futuristik itu ikut sudah di konfirmasi oleh Direktur Departemen Intelijen Bikinan Kepolisian Dubai, Brigadir Khalid Nasser Al Razooqi, yang menjelaskan hoverbike akan dipakai kepolisian di semua kota.

“Kami mempunyai dua petugas yang sudah berlatih untuk mengendarai hoverbike. Ke depan akan kami naikkan banyaknya,” kata Razooqi pada Gulf News.

“Kendaraan itu akan dipakai pada 2020 serta bertindak menjadi penanggap pertama sebab kekuatannya untuk mencapai tempat yang susah diraih,” imbuhnya.

Hoverbike polisi itu jadi sisi dari tehnologi mutakhir yang di luncurkan Kepolisian Dubai dalam Minggu Tehnologi Gitex 2018.

Ditambahkan Razooqi, motor terbang itu bertenaga listrik serta dalam melayang-layang sampai ketinggian lima mtr. dari permukaan tanah, hingga diinginkan bisa menangani keadaan darurat waktu jalan raya padat.

Motor itu bisa diterbangkan tiada penumpang serta dikontrol dari jarak jauh oleh operator.

Baca Juga : Jokowi: PSI Jadi “Unicorn” Dunia Politik

Dapat meluncur sampai kecepatan optimal 96 km. /jam, hoverbike bisa terbang saat 25 menit waktu dikendarai dalam keadaan baterei penuh serta 40 menit bila tiada pengendara.

“Kami masih tetap mempertimbangkan berapakah banyak hoverbike yang akan kami perlukan di hari esok,” kata Razooqi.

Motor terbang produksi perusahaan startup asal California, Hoversurf, itu bisa tinggal landas serta datang dengan vertikal.