Tito Minta Kades Tak Langsung Dipidana Jika Salah Administrasi Dana Desa

 

 

Agen Judi Online – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengundang semua kades (kepala desa) di Sumatera Selatan. Tito minta kepala desa tidak langsung dipidana jika berlangsung kekeliruan administrasi dalam memakai dana desa.

“Dari data yang saya punya, minta maaf 60 % Kepala desa tamat SMA. Jadi jika yang salah administrasi jangan sampai ya langsung dikerjakan penegakan hukum, kasih mereka tuntunan,” kata Tito di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/2/2020).

Tito menyengaja minta Kapolda serta faksi Kejaksaan Tinggi untuk ada dalam pertemuan itu. Dengan demikian, kades tidak kuatir memakai dana desa jika ada kekeliruan administrasi.

“Terkecuali telah populer, satu kampung itu tahu kepala desanya nakal. Atau itu untuk digunakan kawin, ini baru langsung diolah hukum. Jadi karena itu saya undang Kapolda, Kajati dan lain-lain agar kades diarahkan,” kata Tito.

Baca Juga : Man Utd vs Club Brugge: 8 Fakta di Balik Pesta Gol Setan Merah

Berkaitan terdapatnya kades yang terlilit hukum sebab pemakaian dana desa, dia minta ada tuntunan spesial. Dengan demikian dana desa bisa digunakan di tiap desa.

“Jangan kelak justru mereka takut untuk memakai dana desa. Ditambah lagi jika ditakut-takuti. Ya pakailah dana desa sebaik-baiknya, jangan justru beli mobil,” kata bekas Kapolri itu.

Selain itu, Kepala Desa Karangendah, Muaraenim menghargai pendapat Tito. Sebab, banyak kades yang masih tidak memahami administrasi serta pemakaian dana desa.

“Saya sepakat dengan Pak Mendagri, tidak semua kades memahami. Memang kita memerlukan pendampingan, mungkin salah administrasi sebab tidak paham itu banyak,” tuturnya.

Berlainan perihal bila ada kades yang menyengaja memakai dana desa untuk kepentingan pribadi. Terhitung memakai untuk menikah .

“Yang menyelimpang mungkin ada pula, ya jika itu proses hukum tidak jadi masalah sich menurut saya,” tuturnya.